Tahap Pengolahan Teh Hijau

Teh Hijau

Teh Hijau

Teh hijau terbuat dari dua daun teratas tanaman Camellia sinensis. Daun tersebut kemudian melalui beberapa tahap pengolahan sampai menjadi teh hijau siap seduh. Berikut tahapan pengolahan teh hijau, seperti pada Lipton Green Tea:
● Pemetikan
Tanaman teh umumnya dipetik setiap 5 sampai 10 hari. Daun teh yang sudah dipetik kemudian dikirim ke pabrik untuk diproses. Karena tidak semua dapat diproses sekaligus, daun biasanya disimpan di sebuah kotak besar pada suhu yang tepat.
● Pengeringan
Setelah daun teh yang dipetik, daun harus dikeringkan untuk mencegah fermentasi yang menyebabkan oksidasi. Pengeringan bisa menggunakan wajan besar atau disebar di jerami bambu lalu diletakkan di bawah sinar matahari.
● Penggilingan
Penggilingan menciptakan tampilan teh yang berbeda serta mengatur pelepasan zat alami dan rasa dari teh.
● Pengeringan Akhir
Setelah penggilingan, teh harus dikeringkan lagi selama sekitar 30 menit sampai kadar airnya hanya 5%.
● Pasca Pengolahan
Selanjutnya teh dibedakan berdasarkan ukuran partikel, bentuk, dan kebersihan untuk menentukan kualitas akhir yang diinginkan. Barulah teh dikemas dan dipasarkan.
Itulah tahapan pengolahan teh hijau. Pengolahan teh hijau yang baik selalu berusaha mempertahankan warna, rasa, aroma, dan kandungan baik dari teh tersebut. Jepang merupakan negara yang menerapkan proses pengolahan teh hijau yang ketat. Proses pengolahan seperti di Jepang juga diterapkan pada Lipton Green Tea sehingga kualitas tehnya selalu prima.

Sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s