Kontrol Kesehatan Bayi, Kontrol Susu Formulanya

Susu Formula

Susu Formula

Air susu ibu secara alami dipercaya mengandung berbagai zat gizi baik yang diperlukan baik untuk perkembangan fisik maupun perkembangan otak. Kemajuan teknologi kini membuat susu formula pun kini mengandung bahan bahan seperti yang disebutkan di atas. Contohnya susu formula yang memberikan embel-embel A+. Susu A+ tersebut mengandung beberapa zat seperti kolin, prebiotik, dan antioksidan yang dipercaya bermanfaat. Namun kandungan zat gizi tersebut pada susu formula ternyata masih menjadi kontroversi.

Contohnya oligosakarida (pada umumnya FOS dan GOS) yang memiliki fungsi utama sebagai sumber makanan bagi bakteri baik di dalam perut.Dengan meningkatnya populasi bakteri baik dalam perut, produksi asam lemak rantai pendek meningkat sehingga membuat lingkungan perut tidak mendukung untuk pertumbuhan bakteri jahat dan sel kanker. Di sisi lain, pemberian oligosakarida ini bila berlebihan mampu menimbulkan masalah seperti diare karena populasi bakteri yang terlalu banyak dan kembung akibat terlalu banyak gasdalam perut.

Pemberian susu formula pada bayi tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Bila terjadi gejala yang mencurigakan setelah konsumsi susu,secepat mungkin bayi harus segera dibawa ke dokter. Yang perlu diingat adalah sebanyak apapun kandungan gizi dalam susu formula tetap tidak dapat menyamai kandungan gizi air susu ibu. Oleh karena itu pemberian ASI eksklusif pada bayi hingga usia 6 bulan tetap sangat direkomendasikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s